REVIEW: RAMPANT (2018): A Thriller With Political Issue That Still Thrilling With Zombie as its Bonus!

[ad_1]

Masalah kerajaan, sudah pasti tidak jauh-jauh dari yang namanya kekuasaan. Siapapun pasti mengincar posisi tertinggi yang biasa dipegang oleh Raja tersebut. Ketika kudeta mulai dijalankan dan hal tak terduga muncul, bagaimana para petinggi kerajaan mengatasi hal tersebut?

Rilis 25 Oktober 2018 dan akhirnya dapat ditayangkan di Indonesia pada 21 November 2018 dengan distributor Feat Pictures, Inilah “RAMPANT” yang menjadi film pertama memadukan zombie dengan unsur sejarah kerajaan. Disutradarai oleh Kim Sung-Hoon, “Rampant” menghadirkan Hyun Bin, Jang Dong-gun, Kim Eui-sung, Jeong Man-sik, Jo Woo-jin, Lee Sun-bin, Seo Ji-hye, Jo Dal-hwan, Han Ji-eun, Heo Joon-suk , Jung Yoo-ahn dan cameo dari Kim Tae-woo.

Bersetting di periode Joseon yang dipinpin oleh raja Lee Jo, Lee Chung, pangeran dari Joseon tengah ditawan pada periode Qing Dynasty. Setelah mendengar kabar saudara tuanya, Crown Prnce Lee Young meninggal, Chung kembali ke Joseon setelah 10 tahun, Tetapi Chung bersama Hak-soo menemukan banyak rakyat disekitar kerajaan berubah menjadi zombie atau “Night Demon”. Sementara itu, menteri peperangan Kim Ja-joon tengah merencanakan sesuatu ditengah bencana Zombie yang melanda Joseon.

REVIEW:

Berdurasi 130 menit, Rampant merupakan kolaborasi kedua Hyun Bin, sutradara Kim Sung-hoon dan penulis Hwang Jo-yoon setelah “Confidential Assignment” (2017). Hoon sebagai sutradara tetap mempertahankan kultur budaya Korea pada periode Joseon dan membuat timeline setting dengan baik. Tidak hanya itu, konflik-konflik politiknya meski cukup lambat pada awalnya berhasil menambah tensi tersendiri terlebih dengan performa Jang Dong-gun sebagai Kim Ja-Joon. Dong-gun benar-benar menjelma menjadi sosok yang mengerikan, berdarah dingin dan sangat kejam dengan tatapan matanya. Saya layak memasukkan Ja-joon dalam Best Villain in a movie of 2018. Sementara Hyun Bin tampil energik dengan tiap tebasan pedangnya , Hyun Bin menyajikan adegan aksi yang menegangkan dengan slo-mo yang baik dimasukkan ketika tebasan demi tebasan pedang Lee Chung mengenai para Zombie. Sebagai sosok pencair suasana ada Jeong Man-sik sebagai Hak-soo. Man-sik benar-benar mencairkan suasana dengan tingkahnya. Drama dalam Rampant memang kurang powerful jika dibandingkan dengan Train to Busan, tetapi kalian para penikmat film film zombie akan terpuaskan dengan final act yang mendebarkan dan final fight yang kolossal.

Dan, Korea semakin membuktikan dalam urusan Zombie , mereka mulai selangkah lebih maju dari Hollywood. Rampant menjadi sebuah thriller berbalut politik yang dipadu dengan kengerian para Zombie di era Joseon yang dijamin bakal memuaskan kalian.

4,5 dari 5

[ad_2]

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *