REVIEW: RALPH BREAKS THE INTERNET-WRECK IT RALPH 2 (2018): A Sequel That Really Breaks The Internet With Heartwarming Story About Friendship !

[ad_1]

“There’s no law saying best friends have to have the same dreams.”- Shank

Internet. Hal yang semakin menjadi kebutuhan para generasi millenial di masa sekarang. Berbagai aktivitas dapat mereka lakukan mulai dari bermain game secara online sampai membeli barang-barang dan melakukan lelang. Meski Internet memiliki banyak keanekaragaman mulai dari situs, tetap saja Internet memiliki “sisi gelap” yang bisa membuat penggunanya melakukan hal diluar dugaan seperti menyebarkan virus dari program yang dibuatnya atau melakukan penipuan dengan pop-up advertisement.

Sukses dengan “Wreck it Ralph” (2012), sutradara Rich Moore kembali dipercaya mengarahkan sekuelnya bersama Phil Johnston yang bertajuk “Ralph Breaks the Internet- Wreck it Ralph 2” dengan kembali menghadirkan para voice-cast dari film pertamanya seperti John C.Reilly, Sarah Silverman, Jack McBrayer, Jane Lynch, Ed O’Neill bersama para voice cast lainnya seperti Gal Gadot, Bill Hader, Alfred Molina, Alan Tudyk, Flula Borg, Taraji P. Henson, Hamish Blake, Ali Wong, GloZell Green, Timothy Simons, Nicole Scherzinger. Dan spesial dalam sekuelnya, semua cast Disney Princesses dilibatkan sebut saja Cinderella (Jennifer Hale), Aurora (Kate Higgins), Ariel (Jodi Benson), Belle (Paige O’Hara), Jasmine (Linda Larkin), Pocahontas (Irene Bedard), Mulan (Ming Na Wen), Tiana (Anika Noni Rose), Rapunzel (Mandy Moore), dan Merida (Kelly McDonald). Elsa (Idina Menzel), Anna (Kristen Bell) dan Moana ( Auli’i Carvalho) juga hadir dengan scrrenwriter Pamela Ribon sebagai voice cast Snow White. Dan masih banyak penampilan khusus dari Disney Universe dalam sekuel Wreck It Ralph ini.

6 tahun setelah kejadian di “Sugar Rush”, persahabatan Wreck It Ralph dan Vanellope von Schweetz semakin erat dan makin kuat. Suatu ketika, Sugar Rush, game dari Vanellope mengalami kerusakan pada kemudi setirnya. Ralph yang berniat menjadi “pahlawan” bagi Vanellope akhirnya mengajak Vanellope untuk menjelajahi Internet dan bertemu dengan banyak sosok baru disana seperti KnowsMore yang tahu segalanya, Yesss, kepala algoritma dari situs BuzzTube, JP. Spamley ,seorang pop up advertisement sampai Shank, karakter dalam game online Slaughter Race demi mendapatkan kemudi setir baru untuk menyelamatkan game Sugar Rush. Tetapi, tanpa Ralph sadari, persahabatannya dengan Vanellope benar-benar diuji ketika Vanellope memiliki mimpinya sendiri. Dan mereka berdua tidak menyadari sisi gelap dari Internet itu sendiri.

Apakah Ralph dan Vanellope berhasil mendapatkan kemudi setir baru untuk game Sugar Rush?

Apa yang dinginkan Vanellope sebenarnya setelah menjelajahi dunia Internet?

Akankah persahabatan Ralph dan Vanellope berakhir?

REVIEW:

Berdurasi 116 menit, “Ralph Breaks the Internet” benar-benar mengalami peningkatan dari “Wreck it Ralph” (2012). Sutradara Rich Moore benar-benar memberikan sebuah sekuel yang erat terhadap generasi millenial para pengguna internet dengan tetap memberikan konflik ynag lebih dalam ketika mengeksplor persahabatan Ralph dan Vanellope. Jokes-jokesnya pun sangat segar terkait dengan Internet bahkan Disney berani menyinggung salah satu tokoh Princessnya. Tidak hanya itu, sosok pelukis Bob Ross yang sempat diparodikan oleh Deadpool dalam teaser Deadpool 2 tidak lepas menjadi bahan leluconnya.

Sarah Silverman dan John C.Reilly semakin menunjukkan chemistry sebagai Ralph dan Vanellope. Tidak hanya itu, Silverman yang kebagian menyanyikan lagu “A Place Called Slaughter Race” bersama Gal Gadot turut memperlihatkan kualitas suaranya. Gadot yang memerankan Shank juga tampil cool layaknya seorang racer girl yang tangguh sekaligus memiliki kepribadian yang hangat layaknya saudara. Hal itu terlihat jelas ketika Shank bicara dari hati ke hati dengan Vanellope. “Ralph Breaks The Internet” juga menampilkan cameo alm. Stan Lee yang sudah disiapkan. Penampilan para Disney Princesses juga layak diacungi jempol,lho.

Konflik persahabatannya sendiri benar-benar kental seperti realita dimana terkadang sebagai seorang sahabat, kita terkadang menghalangi apa yang sahabat kita impikan. Moore mengemas konflik itu dengan ending yang terlewat hangat dan manis bahkan membuat air mata sedikit menetes. Setelah film berakhir, nikmati single “ZERO” dari Imagine Dragons yang dilanjutkan dengan video clip “Sebuah Lagu” dari Payung Teduh. Setelah clip, ada mid credit scene yang cukup lucu dan di akhir credit, bersiaplah tertawa sekaligus merasakan kesal dan malu sebagai salah satu dari sekian banyak orang yang mudah terpancing dengan pop-up advertisement.

Ralph menghancurkan Internet. Ya, dia memang menghancurkannya tetapi dengan cerita persahabatan yang hangat dan berakhir terlalu manis, “Ralph Breaks The Internet” adalah sebuah sekuel yang berhasil menggabungkan semua referensi pop culture, Internet dan sebuah kisah tentang persahabatan yang dikemas dengan penuh kehangatan.

5 dari 5

[ad_2]

Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *