REVIEW: ANNABELLE (2014) | Movie Xplorers

[ad_1]

Share Button

“I Like Your Dolls” – Annabelle Higgins

anabelle-movie-poster-australia

Iblis. Makhluk yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi dalam kehidupan kita, bukan ? Suka- tidak suka, mereka bisa muncul kapan saja dalam mimpi, dalam wujud asli mereka atau bahkan merasuki benda mati untuk menebar ketakutan. Namun tahukah kalian jika sebenarnya, kita tidak perlu takut pada mereka ?

Sukses dengan “THE CONJURING” (2013), James Wan kembali terlibat untuk membuat spin-off atau lebih tepat disebut prekuelnya yang disutradarai John R.Leonetti yang mengambil salah satu benda ikonik dari film tersebut “Annabelle”, sebuah boneka berwujud gadis bergaun pengantin putih. Dibintangi oleh Annabelle Wallis dan Ward Horton, Scoringnya masih tetap digarap oleh Joseph Bishara.

Pasangan suami-istri John dan Mia Form tengah berbahagia menyambut kehamilan Mia. John pun memutuskan memberi kejutan berupa boneka gadis bergaun pengantin putih yang selama ini diinginkan oleh Mia. Namun kebahagiaan mereka sirna pada suatu malam ketika Annabelle Higgins dan kekasihnya yang tergabung dalam sekte “The Disciples Of Rum” tiba-tiba menyerang John dan Mia. Singkat kata, Annabelle Higgins tewas ditempat kejadian,namun ini merupakan awal dari teror yang akan menghantui keluarga Form.

Setelah anak mereka ,Leah lahir, boneka itu makin menjadi-jadi dan terus menakuti Mia sampai akhirnya seorang tetangga yang dekat dengan apartment tempat Mia tinggal bernama Evelyn turut membantu dan menyadari bahwa ada sesuatu yang diinginkan boneka tersebut.

Bagaimana Mia menghadapi teror “Annabelle” ?

Apa yang sebenarnya diinginkan Annabelle ?

REVIEW :

Duo James Wan- Joseph Bishara kembali menjadi momok yang kembali mampu membuat penonton berteriak dan kaget. Meskipun Wan hanya duduk sebagai Produser, ia tetap saja memberikan warna tersendiri untuk kisah spin-off dari “The Conjuring” ini. Sedangkan scoring mencekam dari Joseph Bishara yang memang sudah terngiang-ngiang seram sejak “Insidious”, “Insidious Chapter Two” dan “The Conjuring” memang menjadi kunci suksesnya spin-off ini. Selain itu, disamping seramnya, ternyata “Annabelle” menyisipka sebuah pesan moral bagi semua agama yakni untuk memperkuat hubungan kita dengan Tuhan, dan jangan pernah takut dengan Setan, karena Setan suka menganggu orang-orang yang lemah imannya. Saya terkejut dengan apa yang disajikan oleh John R.Leonetti. Sepertinya pepatah “don’t judge a book by its cover” berlaku juga disini.

Setidaknya, “Annabelle” adalah salah satu cara Tuhan mengingatkan kita akan begitu kejamnya dunia ini dan tetap selalu waspada dengan sosok Iblis.

8,5/10

“Annabelle” sudah tayang hari ini di blitzmegaplex, Cinema XXI dan Cinemaxx Theater.

Share Button

[ad_2]

Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *