REVIEW: Animasi “DETECTIVE CONAN: DIMENSIONAL SNIPER” (2014)

[ad_1]

“It Takes A Sniper To Beat Another Sniper..”- Jack Waltz

110167e0-243c-11e4-9f33-4b410c1dceaa_DetectiveConanDimensionalSniper-Poster

Sugoii !!! Setelah menanti kabar kepastian tayangnya, sejarah pun tercipta  di Indonesia. Salah satu anime favorit yang mengisahkan seorang detektif SMA bernama Shinichi Kudo yang bertransformasi menjadi anak-anak akibat obat APTX 4869 yang diberikan Black Organization sehingga mengharuskannya mengubah identitas menjadi Conan Edogawa, “Detective Conan” kembali merilis movie ke 18 nya yang berjudul “Dimensional Sniper”. Rilis di Jepang sejak 19 April 2014, film ini telah meraup keuntungan sebesar $39,424,975 atau sekitar 4 trilyun Yen. Dan untuk tahun ini, bioskop blitzmegaplex berhasil menayangkannya secara exclusive kepada para fans serial animasi ini di Indonesia.

Menampilkan Andre Camel,Masumi Sera, Shuichi Akai dan Subaru Okiya untuk pertama kalinya, Movie ke 18 ini diawali dengan peresmian Bell Tree Tower yang dihadiri Ran, Kogoro, Agasa, Conan dan kelompok detektif ciliknya. Ketika sedang melihat pemandangan, suasana menjadi panik ketika seorang pria bernama Hiroaki Fujinami tertembak oleh sniper. Conan yang mengejar si pelaku bertemu Masumi Sera yang juga sedang mengejarnya. Kepolisian Tokyo bekerjasama dengan FBI untuk mengungkap kasus penembakan tersebut. Petunjuk yang tertinggal hanyalah dadu dan cartridge peluru sniper AK-11 yang sudah kosong. Penyelidikan FBI mengarah ke seorang mantan anggota SEAL , Timothy Hunter yang dulu terkenal sebagai penembak jitu. Tidak hanya itu, ada banyak orang yang juga diduga melakukan pembunuhan ini yaitu Jack Waltz, Mark Spencer,Scott Green, Bill Murphy,Kevin Yoshino dan Carlos Lee. Mereka semua adalah mantan rekan Hunter saat di SEAL. Masalah makin kacau ketika Masumi Sera tertembak peluru sniper akibat melindungi Conan yang juga diincar si pelaku.

Berhasilkah Conan mengungkap kasus ini ?

Siapa sebenarnya dalang yang membuat Tokyo dalam kepanikan ?

REVIEW :

Kobun Shizuno menyajikan sebuah aksi pengejaran, investigasi dan intrik dalam movie ke 18 dari Detective Conan ini. Bagi kalian yang tidak mengikuti manga atau komiknya, disarankan untuk membacanya terlebih dahulu sebab akan sangat rumit memahami hubungan dari Sera, Subaru, Akai, dan tokoh-tokoh lainnya. Hal yang kembali diunggulkan dari film ini adalah peningkatan gadget milik Conan yang lebih berfungsi ideal. Sayangnya, film ini tidak dilengkapi dengan Indonesian Subtitle,melainkan English dan Malay/Melayu sub sehingga mengurangi rasa nyaman menyaksikan film ini. Namun bagi kalian yang menyukai anime dan Detektif Conan, wajib untuk menonton film ini. Seperti biasa, ada sedikit surprise di akhir film ini, jadi jangan tinggalkan auditorium ya.

8,0/10

 

[ad_2]

Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *