REVIEW: THANK YOU FOR YOUR SERVICE (2017) : An Honest Story That Deeply Emotional Of USA Veteran Army

REVIEW: THANK YOU FOR YOUR SERVICE (2017) : An Honest Story That Deeply Emotional Of USA Veteran Army

“I’m grateful i’m alive”- Sergeant Michael Adam Emory

Kembali lagi berbicara soal perang. Terpilih menjadi bagian dari peperangan bisa menimbulkan banyak hal mulai dari rasa bangga dapat mewakili negara, atau justru menimbulkan siklus “homesick” atau merindukan orang-orang terdekat kita bahkan yang paling buruk, tidak pernah berharap ada di medan pertempuran dan lebih memilih mati. Dan ketika perang berakhir, kita bisa melihat rasa bangga dari wajah para prajurit tersebut yang bisa dijuluki sebagai veteran perang. Namun bagaimana jika mereka, para veteran tersebut merasakan dampak yang sangat mempengaruhi kehidupan bersosialisasi mereka kedepannya?

Jason Hall, penulis naskah film “American Sniper” yang merupakan nominee Academy Awards memulai karir penyutradaraannya dengan merilis sebuah film yang diadaptasi dari novel non-fiksi karangan David Finkel, jurnalis asal Amerika pemenang Pulitzer Award berjudul “Thank You For Your Service”. Novelnya sendiri pada 2013 meraih predikat “New York Times Book Review Notable Books of the Year”. Film ini sudah rilis di Amerika pada 27 Oktober 2017 dengan biaya produksi mencapai US$20,000,000 dan saat review ini ditulis, pendapatannya secara domestik mencapai US$4,200,000. “Thank You for Your Service” diproduksi oleh Dreamworks Picture,Reliance Entertainment dengan kerjasama CJ Entertainment untuk perilisannya di Indonesia yang dipercayakan kepada CB International Pictures. Para cast yang terlibat dalam film ini diantaranya Miles Teller, Haley Bennett,Beulah Koale, Joe Cole, Amy Schumer, Brad Beyer, Keisha-Castle Hughes,Scott Haze,Omar Dorsey,Jayson Warner-Smith,Stella Pileggi,Sean P Mcgoldrick dan Kate Lyn Shell. Film ini turut mengajak sosok Adam Schumann,sang veteran perang Amerika yang menjadi cameo di salah satu scenenya.

8 April 2007. Pasukan Amerika tengah berperang melawan Iraq. Sergeant Adam Schumann, Specialist Tausolo Aieti,Billy Waller,James D.Doster dan Michael Adam Emory adalah nama-nama yang terjun dalam peperangan tersebut. 11 bulan dan 19 hari kemudian, pasukan Amerika pulang ke tanah air disambut dengan haru oleh para kerabat juga keluarga mereka. Schumann, Solo,Willer mengalami efek luar biasa yang bisa menghancurkan kehidupan sosial mereka pasca perang. Mereka memiliki masalah masing-masing ditambah fakta yang diterima Schumann juga Solo terkait cedera mereka ketika berada di medan pertempuran. Namun mereka tidak menyangka apa yang mereka perjuangkan bukan hal satu-satunya yang membuat mereka dibanggakan. Mereka harus berperang dengan konflik masing-masing sepulangnya dari medan perang.

Bagaimana cara Schumann, Tausolo dan Willer dalam menghadapi kehidupan pasca mereka pulang dari medan pertempuran di Iraq?

Siapa saja yang menjadi korban dalam pertempuran tersebut?

Sanggupkah para veteran perang Amerika menjalani hidup dengan normal?

REVIEW:

Debut penyutradaraan Jason Hall (American Sniper) yang juga menulis naskah cerita dari “Thank You for Your Service” berhasil membawa penonton melihat kenyataan sebenarnya dari apa yang terjadi pasca para veteran Amerika pulang dari berperang di negara lain. Hall meracik emosi tersebut tanpa adegan yang menguras air mata. Ia sangat jujur dalam membawakan ceritanya yang terbukti cukup dalam. Miles Teller bersinar lagi dalam film ini. Perannya sebagai Sergeant Adam Schumann layak diacungi jempol. Teller mampu berperan sebagai sosok ayah sekaligus prajurit yang tegas dan permainan mimik ekspresi wajahnya membawa penonton merasakan keluh-kesah dari tokoh yang dibawakan Teller. Beauh Koale yang memerankan sosok Tausolo Aieti juga bermain cemerlang. Ia mampu berperan sebagai sosok veteran perang yang sekilas menganggap ” perang mengubah hidupnya” tetapi apa yang diperlihatkan lewat karakternya sungguh bertolak belakang dan membuat emosi penonton terbawa masuk ke dalam karakternya. Adanya para cast wanita seperti Haley Bennett yang berperan sebagai Saskia Schumann, istri dari Adam cukup membawa drama yang baik. Ajakan persuasif yang dibawakan oleh Bennett melalui aktingnya sebagai Saskia seakan mengingatkan para penonton terutama yang sudah berkeluarga untuk tidak menutupi apa yang terjadi. Adegan perang di Iraqnya sendiri cukup “real”.

“Thank You for Your Service” merupakan sebuah potret realistis nasib para veteran perang Amerika selepas masa perang berakhir. Jargon “Thank Your for Your Service” sebaiknya tidak hanya terucap lewat bibir , dibuat besar dalam bentuk poster, spanduk sambutan ketika mereka pulang tetapi berikanlah apa yang mereka layak dapatkan sebagai veteran. Mereka juga manusia yang memiliki perasaa,tidak hanya dipaksa untuk membela negara. Setidaknya, “Thank You for Your Service” bisa mengajak penonton untuk lebih menghargai jasa para veteran perang di belahan bumi manapun tidak hanya Amerika.

4/5

 


Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime Freak, Movie is my Passion