REVIEW: SMALLFOOT (2018): What Will You Do If You Discover Something You Don’t Believe?

REVIEW: SMALLFOOT (2018): What Will You Do If You Discover Something You Don’t Believe?

0 Shares

“Migo, Down there, A world awaits.”- Meechee

Ada yang bilang bahwa rasa keingintahuan itu lebih besar dari rasa takut. Keingintahuan memang sudah menjadi salah satu sifat yang menurun dari sejak manusia hadir di dunia. Menemukan apa yang mereka rasa adalah sesuatu yang langka membuat mereka mulai berubah dan gelap mata demi popularitas atau juga mungkin jika mereka seorang host acara satwa, menaikkan pamor rating acara mereka. Padahal mereka tidak tahu apa efeknya dan tidak memikirkan tentang penemuan yang mereka temukan tersebut.

Warner Bros. Pictures-Warner Animation Group kembali merilis animasi bertema fantasi yang dipadu musikal berjudul “Smallfoot”. Disutradarai oleh Karey Kirkpatrick, deretan voice-castnya cukup familiar dan bahkan bertabur bintang mulai dari Channing Tatum,James Corden, Zendaya, Common, LeBron James, Gina Rodriguez, Danny DeVito, Yara Shahidi, Ely Henry dan Jimmy Tatro. “Smallfoot” sudah rilis di Amerika pada 29 September 2018 dan akan rilis di Indonesia pada 5 Oktober 2018. Ceritanya diadaptasi dari buku Yeti Tracks karangan Sergio Pablos (beliau juga kreator franchise Despicable Me)

Migo adalah seekor Yeti yang tinggal di atas pegunungan Himalaya. Di desanya ,Migo tengah bersiap meneruskan pekerjaan ayahnya, Dorgle sebagai pembunyi bel demi membangunkan Siput Langit. Disamping itu, Migo percaya bahwa Smallfoot itu nyata sampai Migo melihat sesosok manusia yang ia yakini sebagai Smallfoot. Ia pun memberitahukan penemuannya tersebut kepada seluruh penghuni desanya tetapi Ia dianggap pembohong oleh pemimpin desa Yeti, Stonekeeper yang selalu berpedoman pada batu-batu yang menjadi jubahnya. Migo pun diasingkan dari desa sampai Ia bisa membuktikan bahwa apa yang dikatakannya benar. Maka dimulailah perjalanan Migo yang panjang untuk membuktikan bahwa Smallfoot itu nyata dan hal tersebut berubah ketika Ia bertemu dengan Percy Patterson, seorang host acara satwa yang mencoba meraih ketenarannya kembali. Tapi tanpa disadari oleh Migo, kawan-kawannya dari SES (Smallfoot Evidentiary Society) beranggotakan Meechee, anak dari Stonekeeper, Gwangi, Kolka dan Flem malah ikut terlibat.

Bagaimana petualangan Migo dalam membuktikan Smallfoot itu nyata?

Bagaimana reaksi Percy ketika berjumpa dengan Migo dan kawan-kawannya?

Akankah Migo kembali diterima oleh para penghuni desanya?

Apa itu Smallfoot Evidentiary Society?

REVIEW:

Animasi berdurasi 96 menit ini termasuk salah satu yang kurang mendapat highlight saking perhatian media kala itu lebih mengantisipasi The Incredibles 2. Karey Kirkpatrick menyajikan sebuah cerita persahabatan,saling menyemangati dan kebahagiaan dalam menemukan apa yang dicari. Smallfoot juga sangat menghibur dengan menempatkan banyak moment komedi yang mengundang tawa terutama dari karakter Migo, Flem yang sangat membuat gemas sampai kelakuan Gwangi yang paling besar. Alurnya sendiri mudah diikuti oleh anak-anak. Ide cerita yang digagas oleh John Requa dan Glenn Ficarra bersama sang sutradara Kirkpatrick turut memberikan pesan terutama mengenai fakta acara-acara satwa yang banyak ditayangkan di televisi yang mungkin akan sampai kepada para penonton dengan cara yang informatif.

Pengisi suaranya sendiri membuat Smallfoot sangat menyenangkan terlebih film ini menyisipkan banyak lagu yang sebagian besar dibawakan oleh voice-castnya mulai dari Channing Tatum yang membawakan lagu Perfection, Zendaya dengan Wonderful Life (lagu ini favorit penulis), Moment of Truth yang dibawakan CMN, Wonderful Questions yang dibawakan oleh Zendaya dan Channing Tatum. Tidak ketinggalan rapper Common pun ikut andil membawakan lagu “Let it Lie” dalam perannya sebagai Stonekeeper yang juga menyampaikan lagu tersebut dengan cukup informatif dan tidak membosankan. Host acara James Corden juga menyumbangkan suaranya dalam lagu “Percy’s Pressure” (berdasarkan lagu Under Pressure) dan terakhir, single pamungkas yang dibawakan ex member One Direction, Niall Horan berjudul “Finally Free” yang dijamin bakal membuat penonton terutama fans dari Niall akan menikmati lagunya. Scoring dari Heitor Perreira (Despicable Me 2, Minions) juga cukup menambah keseruan. dan usut punya usut, lagu lagu di film ini liriknya ditulis oleh Kirkpatrick bersama saudaranya,Wayne.

Deretan Voice-cast yang luar biasa didukung ide cerita orisinil serta memuat pesan moral yang baik kepada para penonton dan juga lagu-lagu yang disisipkan dalam tiap scene membuat Smallfoot memiliki potensi untuk menjadi salah satu animasi yang “mengejutkan” di tahun 2018 ini.

4 dari 5

 

 

 

0 Shares

Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime Freak, Movie is my Passion