REVIEW: POKEMON THE MOVIE: I CHOOSE YOU (2017): Memorizing And It Still Feels Nostalgic For The Fans!

REVIEW: POKEMON THE MOVIE: I CHOOSE YOU (2017): Memorizing And It Still Feels Nostalgic For The Fans!

“Trainer raise their own Pokemon but Pokemon choose their own path”- Sorell/Souji

Siapa yang tidak senang memiliki binatang peliharaan? Sebagai teman bermain,berlatih bahkan teman dikala mood kita sedang buruk, kehadiran mereka yang mengggemaskan dalam sekejap menghilangkan kegusaran di hati kita. Namun ada pula orang yang semena-mena terhadap peliharaannya seperti yang tengah viral saat ini di Internet dimana seekor anjing ditinggal didalam mobil majikannya,terkunci selama 8 jam. Kita tidak berhak memperlakukan mereka dengan cara itu. Mereka juga punya perasaan bahkan terkadang bisa memilih jalan mereka sendiri dan lebih buruk: meninggalkan kita.

Memperingati 20 tahun franchise Pokemon, Movie terbaru dari Pokemon pun dirilis dengan judul “Pokemon The Movie: I Choose You” yang dirilis di Indonesia dengan judul “Pokemon The Movie: Aku Memilihmu”. Disutradarai oleh Kunihiko Yuyama, Movie ini diadaptasi dari series generasi 1nya berjudul “Pokemon: Indigo League” sekaligus menjadi movie pertama dalam series Sun & Moon. Movienya sendiri sudah rilis di Jepang pada 15 Juli 2017 dan Indonesia mendapatkan jadwal rilisnya pada 29 November 2017. Para pengisi suara/seiyuu yang terlibat diantaranya Rica Matsumoto,Ikue Otani,Unsho Ishizuka,Masami Toyoshima, Megumi Hayashibara,Shin-ichiro Miki, Inuko Inuyama,Shoko Nakagawa,Koichi Yamadera, Kanata Hongo,Shiori Sato,Arata Furuta,Ryuta Osaka.

Satoshi adalah seorang anak berumur 10 tahun yang tinggal di kota Kanto. Ia sangat menggemari Pokemon sampai pada suatu hari Ia memiliki kesempatan untuk memilih Pokemon pertamanya. Berharap mendapatkan salah satu dari Bulbasaur,Squirtle,Charmander, Professor Yukinari Okudo/Oak memberinya Pikachu, Pokemon berwujud tikus dengan elemen listrik yang sangat tidak suka jika harus dimasukkan kembali dalam Pokeball. Di hari perjalanan, Satoshi dan Pikachu bertemu Ho-Oh, seekor pokemon legendaris yang menjatuhkan Rainbow Wing. Maka dimulailah petualangan Satoshi dan Pikachu dalam menemukan Ho-Oh bersama dua orang trainer pokemon yang menjadi rekan seperjalanannya yakni Souji dan Makoto.

Bagaimana awal perjumpaan Satoshi dan Pikachu?

Apakah Satoshi,Souji dan Makoto berhasil menjumpai Ho-Oh bersama-sama?

REVIEW:

Durasi 97 menit yang membawa nostalgia. Bagi para pecinta serial animasinya, film ini dibuka dengan mengulang awal-awal dari animasi season 1 Pokemon yang tentu saja masih membuat penonton tertawa terutama dengan sosok Pikachu yang terlewat imut. Pokemon-pokemon lain dari season 1 yang sangat familiar akan menambah kenangan indah para penonton di generasi 2000an berhubung salah satu televisi swasta pernah menayangkan serial Pokemon. Tidak hanya itu, munculnya sosok antagonis dalam diri Cross menjadikan konflik dalam film ini lebih baik ketimbang kembali memasukkan sosok Gary yang merupakan rival sejati dari Satoshi. Perangai Cross sangat mencerminkan keadaan sekarang dimana binatang hanya dicari yang kuat-kuat saja sedangkan yang lemah diabaikan bahkan dianggapnya seperti sampah. Emosi penonton akan semakin menguat melihat ikatan batin antara Pikachu dan Satoshi terlebih dengan dibuatnya Pikachu dapat berbicara selain “pika,pika”, momen jelang akhir film menambah keharuan sekaligus air mata bagi para fans. Untuk adegan battle sesama pokemonnya sendiri cukup menegangkan dengan berbagai jurus andalan masing-masing seperti Pikachu dengan Thunderboltnya, Piplup dengan Bubble Foamnya, Incineroar dengan Flamthrowernya dan masih banyak lagi. Dan tidak ketinggalan tiga pokemon legendaris, Raikou,Suicune dan Entei juga hadir dalam movie ini.

Jika kalian penggemar Pokemon dan ingin mengetahui jauh sebelum Satoshi mengejar mimpinya sebagai Pokemon Master bersama Pikachu, kalian wajib menonton Pokemon The Movie ini. Rasa nostalgia akan mewarnai atmosfir sepanjang kalian menonton.

4/5

 

 


Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime Freak, Movie is my Passion