REVIEW : MISSION: IMPOSSIBLE-FALLOUT (2018): What You Prioritize Can Makes You Stronger!

REVIEW : MISSION: IMPOSSIBLE-FALLOUT (2018): What You Prioritize Can Makes You Stronger!

0 Shares

“Still, same old Ethan”- Luther Stickell

Banyak di antara kita mengalami situasi dilema meski dilema itu tidak sesulit pilihan yang dihadapi oleh seseorang yang bekerja untuk badan rahasia seperti FBI,CIA atau semacamnya. Selain harus berganti identitas demi menjaga kerahasiaan, hal yg utama adalah memastikan orang yg kita cintai aman. Masalah nya, siapa yang menjadi prioritas kita?

Inilah Installment kelima sekaligus film keenam Dari Mission:Impossible franchise bertajuk Mission: Impossible – Fallout. Masih disutradarai oleh Christopher McQuarrie, Mission:Impossible -Fallout masih menghadirkan Tom Cruise, Simon Pegg, Ving Rhames, Rebecca Ferguson,Sean Harris bersama Henry Cavill,Vanessa Kirby,Angela Bassett serta Michelle Monaghan dan Alec Baldwin bersama Wes Bentley dan Frederick Scmidt.

Setelah menghentikan Syndicate dalam Mission:Impossible-Rogue Nation, agen IMF Ethan Hunt belum bisa bernafas lega. Pecahan Dari organisasi tersebut yakni The Apostle tengah menyiapkan rencana berbahaya melibatkan materi Plutonium. Setelah misinya gagal, Hunt mulai dipertanyakan loyalitasnya oleh CIA.Merasa Hunt tidak mampu, direktur CIA, Erika Sloane melibatkan agen dari divisi Special Activity, August Walker untuk membantu Hunt menyelesaikan misinya. Tanpa Ethan sadari, orang-orang yang dicintainya berada dalam bahaya ditambah kembalinya Solomon Lane yang berniat membalas dendam kepada Hunt. Bersama rekan-rekannya Benji Dunn dan Luther Stickell juga Ilsa Faust, Hunt kembali dalam misi yang jauh lebih berbahaya.

Siapa sebenarnya yang merupakan bagian dari Apostle?

Apakah Hunt dan timnya kembali berhasil dalam misinya kali ini?

REVIEW:

147 menit yang penuh thriller dibalut aksi gila yang memang sudah menjadi ciri khas filmnya, Christopher McQuarrie tanpa ampun memberikan sajian penuh aksi dibalut thriller yang memacu adrenalin penonton. “Mission: Impossible-Fallout” memperlihatkan perkembangan karakter mulai dari Ethan Hunt sampai Ilsa Faust. Meskipun peran Ilsa tidak begitu dominan dalam film keenam ini, Rebecca Ferguson masih tampil mempesona dan mematikan. Tom Cruise kembali memperlihatkan karisma ala Mr.Cruise dan totalitas dalam tiap adegan stuntsnya yang terbilang cukup mendebarkan, “gila” bahkan action sequencenya pun melebihi installment sebelumnya termasuk adegan pertarungan di kamar mandi yang terbilang cukup destruktif. Henry Cavill cukup memberikan atmosfir baru lewat karakternya sebagai August Walker yang cukup bengis ,tanpa kompromi dan fokus pada apa yang diinginkannya.

Pemandangan kota Paris, London sampai Kashmir siap memanjakan penonton terutama adegan final battle yang cukup memacu adrenaln juga ketegangan penonton. Alur ceritanya sendiri cukup “dark” tetapi menyimpan banyak twist demi twist yang akan membuat penonton terjaga untuk terus mengikuti alurnya. Kadar romansanya sendiri dihadirkan dalam sosok Julia Hunt (Mission: Impossible III) yang menjalin hubungan cukup intim meski sebenarnya karakter ini sudah lama tidak bertemu Hunt. Percakapan Hunt dan Ilsa terlebih keduanya mulai terlibat chemistry selain sebagai sesama agen.

Overall, “Mission: Impossible-Fallout” menjadi puncak dan bahkan menjadi salah satu film aksi terbaik sepanjang masa. Totalitas Tom Cruise ,adegan aksi dan stunt gila-gilaan yang menjadi trademark dari franchise Mission: Impossible serta kelucuan dari sosok Benji Dunn (Simon Pegg) serta scoring yang digarap Lorne Balfe yang cukup membuat tegang tiap scenenya bisa jadi membuat Mr.Cruise mungkin belum ingin berhenti dari perannya sebagai Ethan Hunt.

5 dari 5.

0 Shares

Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime Freak, Movie is my Passion