REVIEW : HELLBOY (2019): Reboot Yang Membuka Jalan Untuk Semesta Hellboy Yang Cukup Menghibur!

REVIEW : HELLBOY (2019): Reboot Yang Membuka Jalan Untuk Semesta Hellboy Yang Cukup Menghibur!

0 Shares

“I just wanted to help you become the best you”- Professor Trevor Bruttenholm

Manusia tidak dapat dipisahkan dari yang namanya takdir. Ya, hal itulah yang akan menentukna pilihan dari keputusan-keputusan yang kita ambil yang berdampak pada akan menjadi apa kita nantinya di masa mendatang. Meskipun awalnya kita sejalan karena dianggap remeh atau tidak mampu, bukan berarti kita tidak ditakdirkan untuk hal tersebut sebab yang dapat menentukannya hanya kita sendiri bukan sebuah ramalan.

Digadang-gadang menjadi sebuah sekuel dari “Hellboy: The Goiden Army” (2008), proyek film terbaru Hellboy garapan Neil Marshall ini malah berubah menjadi sebuah reboot dengan judul sang main hero. Namun, reboot ini mengambil beberapa story dari komik Hellboy terbitan Dark Horse Comics yakni Darkness Calls, The Wild Hunt dan The Storm and The Fury. Reboot ini menghadirkan David Harbour, Milla Jovovich, Daniel Dae Kim, Ian McShane, Sasha Lane, Thomas Haden Church, Penelope Mitchell, Sophie Okonedo, Brian Gleeson, Alistair Petrie, Laila Morse dan Stephen Graham serta Douglas Tait sebagai motion capture dari Gruagach.

Britania Raya, 517 SM. Pertarungan manusia yang dipimpin King Arthur dengan makhluk kegelapan yang dipimpin oleh seorang penyihir bernama Vivianne Nimue yang dijuluki sebagai “Blood Queen” berakhir dengan disimpannya potongan tubuh sang penyihir yang disimpan dalam sebuah peti dimana hanya para pelayan Tuhan saja yang dapat membukanya. Di masa sekarang, Hellboy yang tergabung dalam B.P.R.D ( Bureau for Paranormal Research and Defense) diminta bantuannya oleh The Osiris Club untuk menghadapi para raksasa. Hellboy yang merupakan anak adopsi dari Professor Trevor Bruttenholm tidak menyangka tentang akhir dunia yang akan membuka masa lalunya, takdir yang menantinya serta pertarungan dengan Nimue yang kembali untuk melenyapkan Inggris dan dunia dengan wabahnya dengan bantuan Alice Monaghan dan seorang anggota B.P.R.D sektor M11, Major Ben Daimio.

Bagaimana bisa Nimue bangkit ?

Apakah takdir yang menunggu Hellboy?

Mampukah Hellboy menghentikan kegilaan Nimue?

REVIEW:

Mengetahui reboot “Hellboy” ini mengusung rating R dengan banyak adegan yang dijamin memuaskan para pecinta adegan gore dengan darah yang eksplisit, penulis juga cukup menantikan reboot ini. Berdurasi 120 menit, reboot Hellboy ini cukup cepat memulai semuanya dari latar belakang Nimue, perpindahan lokasi dari Hellboy sampai pertemuannya dengan Alice Monaghan dan Ben Daimio, semua begitu cepat berjalan. Design para makhluk dan monster-monster di reboot ini juga cukup menyeramkan termasuk Gruagach serta adegan fightnya cukup menghibur terlebih jelang akhir film. Terpilihnya David Harbour sebagai Hellboy juga cukup sesuai dengan perawakannya yang lebih baik serta masih membawa ciri khas Hellboy dari Ron Perlman. Dapat dikatakan, Hellboy yang dibawakan oleh Harbour ini adalah versi muda dari Hellboynya Ron Perlman lengkap dengan celoteh-celotehan yang sedikit mengundang tawa. Milla Jovovich yang memerankan Vivianne Nimue juga cukup baik menjadi antagonis. Cantik, mematikan dengan tatapan mata yang menghipnotis menjadikan konflik dalam reboot Hellboy ini cukup pelik terkait takdir sang bocah neraka.

Endingnya sendiri cukup memuaskan karena sudah membuat fans excited dengan teaser salah satu karakter yang sudah ada dalam Hellboy garapan del Toro. Yang cukup disayangkan disini adalah masalah sensornya. Reboot Hellboy ini cukup menghibur tetapi dengan potongan sensor yang terbilang sangat,sangat kasar, saya kehilangan momentum yang sudah menanti adegna gorenya sampai saya geleng-geleng kepala dengan bagaimana LSF melakukan cut di adegan itu. Reboot ini memperlihatkan Mid dan After Credit Scene yang semoga, jika sukses, ini akan menjadi pembuka jalan untuk semesta Hellboy disekuelnya kelak.

3,5 dari 5

Hellboy tayang mulai besok hanya di Cinema XXI/21 saja.

0 Shares

Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime and Tokusatsu Freak, Movie is my Passion