REVIEW: CRAZY RICH ASIANS (2018): Sweet, Emotionally Intense Yet Shown Strong Chinese Culture !

REVIEW: CRAZY RICH ASIANS (2018): Sweet, Emotionally Intense Yet Shown Strong Chinese Culture !

0 Shares

“I chose to raise a family. For me, it was a privilege. But for you, you may think it’s old-fashioned.”- Eleanor Young (to Rachel Chu)

Siapa pun pasti memiliki keinginan bisa berjodoh dengan seseorang yang dari segi finansial  melebihi dari cukup,bukan? terutama kalian kaum perempuan yang berharap cerita dongeng menjadi nyata. Menjalin hubungan dengan kalangan orang kaya bisa menjadi sebuah anugerah atau justru bisa membunuh kalian para wanita. Belum lagi ketika kekasih kalian memperkenalkan kalian kepada keluarga besarnya, apa reaksi kalian? Siapkah kalian menghadapi rentetan pertanyaan dari sang calon mertua?

Setelah “Searching” yang hampir semua castnya merupakan orang Asia rilis pada Agustus , kini adaptasi novel best-seller “Crazy Rich Asians” menyapa kalian di bioskop. Ya, bagian pertama dari trilogy novel karangan Kevin Kwan ini sudah rilis per hari ini, 11/9 di Indonesia setelah pada 14 Agustus 2018, film ini sudah dirilis di Amerika. Sampai artikel ini ditulis, film yang memakan biaya produksi sebesar US$30,000,000 ini sudah meraup sekitar lebih dari 100 juta US Dollar. “Crazy Rich Asians” disutradarai oleh Jon M.Chu dan melibatkan cast-cast seperti Constance Wu, Henry Golding, Gemma Chan, Ken Jeong, Michelle Yeoh, Awkwafina,Lisa Lu, Harry Shum Jr., Sonoya Mizuno, Chris Pang, Jimmy O.Yang,Ronny Chieng, Remy Hii, Nico Santos, Jing Lusi, Carmen Soo, Constance Lau, Pierre Png, Fiona Xie, Victoria Loke, Janice Koh, Amy Cheng, Koh Chieng Mun, Tan Kheng Hua, Selena Tan, dan Kris Aquino.

Rachel Wu, seorang professor yang kini menjadi dosen di NYU mengajar Ekonomi menjalin hubungan dengan Nicholas Young/Nick Young. Menjelang pernikahan sahabatnya, Colin Khoo dengan Araminta Lee,tunangannya, Rachel ikut bersama Nick ke Singapura sekaligus bertemu dengan keluarga besar dari Nick yang terdiri Ah Ma/neneknya,Shang Shu Yi, sang ibu, Eleanor Sung Young sampai sepupu-sepupunya seperti Alistair Cheng dengan kekasihnya aktris Kitty Pong, Eddie Cheng dan istrinya Fiona, Oliver T’Sien, dan Astrid Leong bersama suaminya, Michael Teo. Ketika tiba di Tyersall Park Mansion, rumah keluarga besar Nick, ternyata Eleanor tidak menyukai kehadiran Rachel. Dan Rachel belum menyadari kenyataan bahwa sang kekasih merupakan orang paling kaya di Singapura sehingga tekanan demi tekanan menerpa dirinya termasuk dari mantan kekasih Nick, Amanda Ling.

Bagaimana Rachel menghadapi sikap dari Eleanor ?

Bagaimana hubungan Rachel dan Nick selanjutnya?

REVIEW:

Sebenarnya,jika membaca sinopsis, “Crazy Rich Asians” ini memiliki plot yang sangat klise dan sudah sering ditemui dalam drama-drama Asia. Namun yang membedakan adalah bagaimana visualisasi dari novel ini diubah ke dalam bentuk film dan Jon M.Chu benar-benar memuaskan para penggemar novelnya,bahkan yang tidak membaca novelnya pun akan takjub dengan visualnya yang megah. Itu tidak lepas dari Teddy Setiawan Kho, yang turut terlibat sebagai set designernya dengan luar biasa menyulap sebuah bangunan tidak terpakai menjadi Tyersall Park Mansion yang merupakan rumah keluarga besar Young. Tidak hanya itu, scene pernikahan di gereja dijamin akan membuat mata siapapun yang melihat meneteskan air mata bahagia. Film yang mengambil lokasi syuting di Malaysia dan Singapura ini dibuka dengan opening yang cukup baik dan tidak boleh dilewatkan.

Alur film ini sendiri mengaduk-aduk penonton dimana penonton akan merasakan semua bentuk emosi mulai dari tertawa,bahagia, sedih sampai akhirnya terenyuh diakhir film. “Crazy Rich Asians” makin menunjukkan bagaimana budaya itu masih menjadi bagian dari tradisi keluarga, dalam hal ini, Chinese culture yang sangat kuat diperlihatkan kepada penonton. Tidak hanya itu, konfliknya juga membuat sekat pembatas antara kaum minor dan mayor serta kaum China pendatang dan China tulen (asli Chinese,red).

Michelle Yeoh masih memukau dengan aktingnya sebagai Eleanor Sung Young. Watak seorang ibu yang sangat gigih membangun keluarga dari nol berhasil diperankannya dengan baik. Awkwafina lagi-lagi menjadi pencuri perhatian lewat perannya sebagai Goh Peik Lin, sahabat dari Rachel Chu yang dialognya dijamin akan membuat tertawa penonton saking konyolnya. Chemistry antara Constance Wu dan Henry Golding sebagai Rachel dan Nick juga siap membuat penonton terbawa perasaan melihat bagaimana dua sejoli ini bersama-sama.

Musiknya sendiri menyatu dengan baik karena lagu yang diperdengarkan disini lebih kepada lagu-lagu klasik Chinese seperti “Tian Mi Mi” yang dipopulerkan oleh Teresa Teng dan score yang digarap oleh Bryan Tyler turut menambah intens adegan demi adegan apalagi ada beberapa adegan yang cukup membuat penonton meneteskan air matanya.  Jangan beranjak dari bangku karena ada mid-credit scene yang akan memperlihatkan Astrid Leong (Gemma Chan) dengan seorang pria yang nantinya akan kiat ketahui dalam sekuelnya “China Rich Girlfriends”.

4,5 dari 5

0 Shares

Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime Freak, Movie is my Passion