REVIEW: COLD PURSUIT (2019): Another Taking Revenge By Liam Neeson With A “Fargo”esque Theme yet Intriguing !

REVIEW: COLD PURSUIT (2019): Another Taking Revenge By Liam Neeson With A “Fargo”esque Theme yet Intriguing !

0 Shares

“I’m no speech giver. I’m just a regular guy who keep a stretch of civilization open, but I really am honored to be named Kehoe Citizen of the Year. When you drive the same road day after day, it’s easy to think about the road not taken. I was lucky, I picked a good road early and I stayed on it.”- Nels Coxman

Integritas, profesionalitas adalah hal yang diemban oleh setiap manusia di muka Bumi. Tidak terkecuali para kepala keluarga yang memiliki pekerjaan. Mereka harus tetap profesional meski tengah dilanda kejadian yang tidak diduga-duga yang melanda keluarganya. Dalam bertindak pun, pasti kebiasaan dari bekerja akan dibawa sadar atau tidak sadar. Namun bagaimana jika tindakan mereka malah membawa konflik baru dari tujuan semulanya?

Satu sosok aktor gaek selain Tom Cruise yang masih tekun dalam genre action adalah Liam Neeson. Liam yang kini memasuki usianya yang ke 66 tahun masih terus terlibat. Kali ini, Neeson terlibat dalam remake film Norwegia “Kraftidioten” atau “in Order of Disappearance” (2014) yang dibintangi oleh Stellan Skarsgard berjudul “Cold Pursuit”. Sutradaranya sendiri adalah Hans Petter Moland yang mengarahkan Skarsgard dalam film aslinya tersebut. “Cold Pursuit” menghadirkan pula Laura Dern, Micheal Richardson, Michael Eklund, Bradley Stryker,Wesley MacInnes, Tom Bateman, Domenick Lombardozzi, John Doman, Michael Adamthwaite, Tom Jackson,Arnold Pinnock,Benjamin Hollingsworth,Julia Jones dan William Forsythe.

Nels Coxman adalah seorang pria yang bekerja sebagai pembersih salju yang baru saja menerima penghargaan sebagai “Kehoe Citizen of The Year”. Sayang, ditengah kabar membanggakan tersebut, anak dari Nels dan istrinya, Grace yakni Kyle Coxman yang bekerja sebagai pengangkut barang di Kehoe Airport ditemukan tewas dengan overdosis heroin sebagai penyebabnya. Tidak terima dengan kematian sang anak, Nels pun mencari dalang yang telah menghabisi nyawa putra kesayangannya tersebut, seorang kartel narkoba bernama Trevor “Viking” Calcote. Namun ditengah aksi membalas dendamnya tersebut, yang tidak diketahui oleh Nels adalah pecahnya perang wilayah antara Victor “Viking” Calcote dengan White Bull, seorang Indian yang juga merupakan kartel narkoba di kota Kehoe.

Bagaimana aksi balas dendam Nels Coxman?

Siapa yang akhirnya memenangkan perang wilayah antar sesama kartel Narkoba tersebut?

REVIEW:

Berdurasi 114 menit (duraisi aslinya adalah 118 menit,red), Hans Peter Molland benar-benar membuat Cold Pursuit ini menjadi sebuah remake yang “lurus”. Lurus disini maksudnya adalah tetap mengacu dari “In Order of Disappearance”. Buat yang berharap film ini akan penuh dengan adegan aksi, Cold Pursuit mengusung tone dari versi aslinya yang sangat Norway. Masalahnya adalah, banyak diantara kalian yang menganggap ini action-thriller. Yang menganggap film ini buruk ,saya harus bilang: Banyak-banyaklah mencari referensi terutama yang menyajikan dark comedy. Hamparan salju yang menjadi latar film ini seakan mengingatkan kalian dengan serial “Fargo” ditambah deretan dark comedynya yang menambah sedikit kekocakan. Mungkin buat yang suka komedi biasa, akan merasa “aneh” dengan kadar komedi yang diperlihatkan dalam “Cold Pursuit”. Justru itulah power yang dimiliki oleh remake dari “In Order of Disappearance” tersebut.

Liam Neeson masih berkarisma sebagai Nels Coxman. Karakter yang diperankannya memiliki integritas tinggi sebagai seorang pembersih salju bahkan ketika menjalankan aksinya, integritasnya sebagai seorang pembersih salju tetap diperlihatkan Neeson denga “dingin” karena balas dendam itu memang lebih baik tersaji dengan “dingin”. Yang lebih aneh dan lucunya lagi adalah kode nama-nama di film ini mulai dari Speedo, Santa, Limbo, Viking bahkan ada pula yang namanya Avalanche (badai salju,red). Tom Bateman disini terlihat lebih seperti seseorang gila integritas akan bisnis yang terlihat tak mau tahu menahu perihal keluarganya. Bateman bahkan berani menampilkan akting “dingin” nan kejam dengan dialog dan anda bicara mengintimidasi yang membuat penonton bergidik sebagai Viking. Pemilihan lagunya juga sedikit lucu dan menambah dark comedy seperti diputarnya lagu Aqua -Barbie Girl yang mungkin akan sedikit membuat tertawa. Adegan aksinya sendiri sangat memenuhi kriteria “cold revenge” atau balas dendam yang dingin.

Disajikan dingin, dengan referensi yang sama dari film aslinya serta akting Liam Neeson yang “dingin”, Cold Pursuit adalah sebuah thriller yang mam”Fargo” kan diri lewat dark comedy di sepanjang filmnya.

4 dari 5

0 Shares

Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime and Tokusatsu Freak, Movie is my Passion