REVIEW : BUMBLEBEE (2018) : A Prequel That Bring Back Transformers Franchise With Heartwarming Story yet Intense Action!

REVIEW : BUMBLEBEE (2018) : A Prequel That Bring Back Transformers Franchise With Heartwarming Story yet Intense Action!

0 Shares

“Here’s the deal, people can be terrible about things they don’t understand. From now on the only person you can show yourself around is me.”- Charlie Watson

Siapa yang tidak ingin merasakan kebahagiaan? Terkadang, kebahagiaan itu bisa hadir dalam wujud sahabat, kekasih, barang yang kita sukai atau hobi yang kita gemari,bukan? Namun terkadang orangtua kita sering melarang ini-itu tanpa mempedulikan perasaan kita. sampai muncul pertanyaan “Sebenarnya, buat apa sih kehadiran aku di dunia ini?” Begitu bukan yang sering ada dalam benak kalian? Disitulah sahabat muncul untuk mendukung kalian , saling memotivasi satu sama lain.

Film kelima Transformers bertajuk “The Last Knight” dapat dibilang sangat sangat buruk dari semua serinya. Hal ini membuat Paramount Pictures memutuskan menggarap spin-off salah satu karakter ikonik dari franchise Transformers “Bumblebee” yang disutradarai oleh Travis Knight dan menghadirkan Hailee Steinfeld, John Cena, Jorge Lendeborg Jr., John Ortiz, Jason Drucker, Pamela Adlon, Rory Markham,Rachel Crow, Abby Quinn, Gracie Dzienny, Ricardo Hoyos, Kenneth Choi, Stephen Schneider, Len Cariou dan para voice-cast seperti Peter Cullen yang kembali sebagai Optimus Prime dan Dylan O’ Brien sebagai Bumblebee. Michael Bay masih dilibatkan kali ini sebagai produser.

Peperangan antara Autobots dan Decepticon mencapai klimaksnya di Cybertron, Optimus Prime yang mati-matian melawan para Decepticon meminta B-127 untuk pergi ke Bumi dan menemukan markas untuk para Autobots. Namun setibanya di Bumi pada 1987 di barat daerah pantai Brighton Hills, B-127 mengalami kerusakan pada pemroses suaranya saat bertarung dengan Blitzwing (baca komik prekuel Bumblebee 4 issue untuk mengetahui dendam B-127 terhadap sang Decepticon tersebut,ya). B-127 yang rusak mengambil wujud VW Beetle. Disisi lain, seorang remaja bernama Charlie Watson yang merasa tidak bahagia dengan keadaan keluarganya sepeninggal sang ayah merasa sangat kesepian. Charlie akhirnya bertemu dengan B-127 dan menamainya Bumblebee. Namun, Shatter dan Dropkick dari kubu Decepticon mengincar Bumblebee begitupula Agent Jack Burns dari Sector 7 yang menilai Bumblebee sangat berbahaya.

Bagaimana hubungan Charlie dan Bumblebee selanjutnya?

Mampukah Bumblebee menjaga Charlie dari ancaman yang mendatanginya?

Apa yang diinginkan Shatter dan Dropkick?

REVIEW:

Travis Knight menyajikan sebuah prekuel yang manis sekaligus menjadi pembuka untuk mengulangi franchise Transformers. Berdurasi 114 menit, Bumblebee yang ditulis naskahnya oleh Christina Hodson ini benar-benar menunjukkan kedigdayaan dalam hal membuat penonton terenyuh dan sedikit meneteskan air mata dengan mengeksplor hubungan antara Charlie Watson dan Bumblebee. Hailee Steinfeld yang memerankan Charlie benar-benar menunjukkan watak seorang remaja yang tidak memiliki motivasi, cuek, keras kepala namun berhati lembut saat memasuki pertemuan dengan Bumblebee. Setting 1987 pun begitu menyatu dengan film dimana deretan hits poipuler di masa tersebut dimunculkan mulai dari Take On Me dari A-ha, Never Gonna Give You Up yang dipopulerkan Rick Astley sampai The Smiths pun diperdengarkan.

Hubungan Bee dan Charlie sendiri berjalan pelan bak kakak dan adik termasuk dalam satu scene yang membuat penonton tertawa melihat ulah Bumblebee. John Cena sebagai Agent Jack Burns di awal pun sudah membuat penonton tertawa dengan watak tengilnya sebagai seorang pimpinan regu Sector 7 namun masih mempertahankan sikap keras dan tanpa komprominya. Design dari para Autobots dan Decepticon di awal film pun semakin membuat fans bernostalgia apalagi melihat Optimus Prime dengan senjata jadulnya di versi G1 yang merupakan serial animasinya tersebut. Untuk adegan pertarungannya sendiri, yah, namanya juga masih bagian dari franchise Transformers, Bumblebee tidak luput dari adegan ledakan yang eksplosif tetapi intens di pertarungan antara para robotnya. Menyaksikannya di IMAX 3D pun cukup mengasyikkan terutama ada beberapa adegan yang pop-upnya cukup baik seperti kepala robot yang ditendang seolah-olah mengenai kita sampai refleks menghindar.

Setelah credit “Directed by Travis Knight”, akan hadir mid-credit scene yang semakin memperkuat kemungkinan reboot dari franchise Transformers tersebut. Dikemas dengan hangat, menyentuh namun tetap memiliki adegan aksi yang intens, Bumblebee adalah pembuka jalan untuk mereboot franchise Transformers.

4,5 dari 5

0 Shares

Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime Freak, Movie is my Passion