REVIEW: ASAL KAU BAHAGIA (2018) : Melodrama Fantasy Romance Yang Mengharu Biru !

REVIEW: ASAL KAU BAHAGIA (2018) : Melodrama Fantasy Romance Yang Mengharu Biru !

0 Shares

Kamu berhak punya hak untuk bahagia. Pergilah, Ra. Aku baik-baik aja“- Ali

Dalam sebuah hubungan, rasa cinta merupakan hal dasar yang paling utama dalam membina sebuah hubungan. Meski terlihat manis, nyatanya, banyak kisah cinta yang bisa dibilang “palsu” dimana pasangan sering menyatakan ” aku sayang kamu” sampai membuat sumpah janji setia satu untuk selamanya. Tapi begitulah realitanya, hubungan pacaran selalu penuh dengan rahasia yang dipendam oleh pasangan kita,bukan? Tapi bagaimana jika rahasia tersebut membuat situasi menjadi kacau?

Inilah film Indonesia penutup tahun 2018 yang diangkat dari salah satu lagu paling hits 2018 yang dipopulerkan oleh ARMADA “Asal Kau Bahagia” yang Lyric Videonya di Youtube telah disaksikan sebanyak 272.234.044 view. Novelnya sendiri sudah terbit dan ditulis oleh Bernard Batubara. Namun untuk adaptasi layar lebarnya, cerita ditulis oleh Upi Avianto bersama Aline Djayasukman. Film ini juga menjadi comeback Aliando Syarief setelah terakhir hanya menjadi cameo di film “Sweet 20” (2017) tepatnya di ending film tersebut. Rako Prijanto yang menyutradarai “Teman tapi Menikah” yang juga rilis tahun ini dipercaya untuk menjadi sutradara “Asal Kau Bahagia”. “Asal Kau Bahagia” turut menghadirkan Aurora Ribero, Teuku Rassya, Dewa Dayana, Surya Saputra, Vonny Cornellya, Mesiya Siregar, Verdi Solaiman, Daan Aria ,salah satu personil dari Project P dan Hans de Baker.

Ali dan Aurora telah menjalin hubungan selama hampir 2 tahun lamanya. Mereka saling mencintai dan berjanji untuk tetap setia apapun yang terjadi. Suatu malam, ketika hendak menemui Aurora, Ali mengalami kecelakaan yang menyebabkan dirinya koma. Tetapi, jiwa Ali hidup normal layaknya manusia. Ali yang tidak percaya bahwa dirinya koma pun meminta bantuan Dewa, sahabatnya untuk memberitahu Aurora bahwa dirinya masih berjuang untuk hidup karenanya. Tetapi, sebuah rahasia yang terpendam dan terhubung dengan hubungan cinta mereka berdua akan mengubah semuanya. Ali yang tadinya berjuang untuk Aurora kini dalam posisi yang tidak terduga setelah mengetahui kehadiran Rassya.

Apa sebenarnya yang terjadi selama Ali mengalami koma?

Apa yang dilihat oleh Ali ketika jiwanya terpisah dari raganya?

Apakah Dewa mampu membantu Ali?

Bagaimana akhir kisah cinta dua sejoli ini?

REVIEW:

Mungkin banyak yang mengira bahwa cerita “Asal Kau Bahagia” tidak lebih dari sebuah FTV dengan ceritanya yang serba drama dan cengeng. Tetapi ditangan Upi Avianto dan Aline Djayasukman, keduanya berhasil menerjemahkan lirik demi lirik dari lagu Armada tersebut menjadi sebuah cerita yang mengharu-biru, penuh tawa dan tentunya sedih yang tidak sampai membuat cengeng atau overdrama. Ceritanya sendiri bahkan tidak tertebak oleh penonton terlebih dengan tidak adanya pengkotakan karakter protagonis dan antagonis disini. Penonton akan merasakan berada di masing-masing karakter mulai dari Ali, Aurora dan Rassya. Design dan Production Valuenya sendiri memanjakan mata terlebih dengan Cinematography yang ciamik saat adegan flashback Ali dan Aurora di pantai. Sangat memanjakan mata terutama coloringnya terkesan klasik namun tetap modern. Mungkin ada yang bingung mengapa “Fantasy Romance” ya, kan? Disebut Fantasy karena ceritanya sendiri beda dari film romance kebanyakan yang hanya mementingkan konflik antara pasangan dan tentunya, drama yang membuat mewek sampai cengeng. Semua cast tampil berdialog layaknya remaja masa sekarang dengan karakter masing-masing yang erat dengan realita percintaan.

Debut pendatang baru dari Dewa Dayana benar-benar memberi sajian komedi ditengah sendu dan mellownya cerita di “Asal Kau Bahagia”. Dewa dan Aliando menjalin chemistry yang benar-benar erat sebagai seorang sahabat yang peduli dan mau membantu kawannya yang tengah kesusahan. Lagu-lagu di film ini juga mendukung terciptanya suasana sendu. Selain versi recycle dari “Asal Kau Bahagia” yang dinyanyikan oleh Wizzy disalah satu scene juga Armada saat credit title dimulai, ada pula lagu-lagu seperti “Bila” dari Ardhito Pramono, ” 7 Days” dari Rendy Pandugo, “Pesan Dibalik Awan” dari Adhitia Sofyan, “Rindu” dari Dengarkan Dia, “Lara” dari Dialog Senja” dan “Home” dari Elang Defrianto.”We Don’t (Still Water)” dari Maudy Ayunda dan Teddy Adhitya juga “Keruh” dari Float. Dijamin bakal bikin kalian baper deh.

Manis dan didukung dengan aspek sinematik yang memanjakan mata, “Asal Kau Bahagia” menjadi melodrama romantis yang tidak berlebihan dalam memperlihatkan konfliknya juga tidak mengkotak-kotakan antara peran antagonis maupun Protagonis. Siap-siap tertawa, menangis dan baper ya.

4 dari 5

0 Shares

Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime Freak, Movie is my Passion