REVIEW: THE HURRICANE HEIST (2018): Its “Dumb” and “Idiocy” Work In a Fun Way But Unexpectedly Entertaining!

REVIEW: THE HURRICANE HEIST (2018): Its “Dumb” and “Idiocy” Work In a Fun Way But Unexpectedly Entertaining!

0 Shares

“We’re about to get crushed by the biggest storm of the century!”- Will Routledge

Ada pepatah yang mengatakan “jangan bermain-main dengan alam”. Kadang kala ada benarnya pepatah tersebut. Berani dengan alam, berarti siap menghadapi segala kemungkinan terburuknya yang hadir dalam bentuk bencana alam. Bencana memaksa publik untuk segera bergegas meninggalkan apapun yang mereka miliki bahkan mengharuskannya untuk meninggalkan daerah mereka tinggal. Namun bagaimana jika ternyata ditengah peringatan tentang bencana, ada sekelompok orang yang lebih mementingkan harta ketimbanga nyawa mereka sendiri?

Inilah karya terbaru dari sutradara Rob Cohen (The Fast and The Furious,XXX) yang masih bergenre aksi namun dengan atmosfir bencana alam “The Hurricane Heist”. “The Hurricane Heist” menghadirkan cast-cast diantaranya Maggie Grace, Toby Kebbell, Ryan Kwanten, Ralph Ineson, Melissa Bolona, Ben Cross, Jamie Andrew Cutler, Christian Contreras, Jimmy Walker, Ed Birch, Moyo Akende, James Barriscale, Mark Basnight, Keith D.Evans, Mark Rhino Smith dan Brooke Johnson. Naskahnya ditulis oleh Scott Windhauser dan Jeff Dixon dengan ide dari Anthony J. Fingleton dan Carlos Davis. “The Hurricane Heist” sendiri memakan budget produksi sebesar $35,000,000 dan dirilis di Amerika Serikat pada 9 Maret 2018.

“The Hurricane Heist” dibuka pada tahun 1992, Gulfport, Alabama dimana kakak-beradik Routledge yakni Will dan Breeze menyaksikan ditengah Badai Andrew, ayah mereka tewas tertimpa menara air ketika mencoba mendorong mobil dereknya kembali ke jalan. 25 tahun kemudian, Will telah menjadi seorang Meteorologist dan Breeze membuka bengkel reparasi di kota Gulfport,Alabama. Namun, ancaman badai kembali datang kali ini dengan nama “Badai Tammy” yang diprediksi Will bisa mencapai kategori 5 alias “berbahaya”. Ditengah datangnya bencana tersebut, Department Keuangan Amerika diserang sekelompok orang yang berniat merampok $600,000,000. Namun ketika rencana tersebut hampir sempurna, mereka kehilangan kode brankas yang hanya diketahui oleh Casey, agen sekaligus orang yang menjaga brankas tersebut. Maka, ditengah sempitnya waktu dan datangnya Badai Tammy, orang-orang tersebut mengejar Casey demi 600 juta dollar mereka. Tidak hanya itu, di sisi lain, Will dan kakaknya, Breeze juga harus segera menyelamatkan diri dari kota Gulfport.

Akankah Casey tertangkap?

Bagaimana nasib Casey,Will dan Breeze di kota tersebut?

Apakah rencana para perampok tersebut berhasil?

REVIEW:

Ketika penulis melihat konsep film ini, penulis langsung beranggapan “Heat dipadu Twister”, “The Bank Job dipadu Perfect Storm” atau yang lebih absurd lagi , “Fast Five ditengah Badai Katrina”. Berdurasi 103 menit, “The Hurricane Heist” menghibur tetapi dengan cara yang konyol dan kekonyolan itu malah menambah betapa kacaunya film ini. Meskipun terlihat kacau, adegan aksi dalam film ini yang cukup memacu adrenalin karena hampir di tiap scene melibatkan tembak-tembakan sampai kejar-kejaran menggunakan mobil, semua dieksekusi dengan baik oleh Cohen. Visual Effect atau CGI nya sendiri juga termasuk konyol. Di akhir badai, Cohen yang entah mungkin terinspirasi dari “The Mummy” membuat sebuah wajah tengkorak ditengah pusaran badai tersebut. Absurd. Akting castnya sendiri semua terlihat natural namun sekali lagi kekonyolan yang tidak disangka oleh penulis adalah pemilihan sosok antagonis Connor Perkins (Ralph Ineson) yang karakter vokalnya mirip (entah penulis salah dengar atau tidak), sangat mirip dengan Vin Diesel. Cohen sepertinya ingin filmnya ini terlihat sempurna dengan menghadirkan tokoh villain kejam namun berakhir dengan kekonyolan.

Akhirnya, tutup payungmu,rentangkan tangan dengan terbuka dan nikmati keidiotan serta kekonyolan dari “The Hurricaene Heist” yang tanpa diduga mampu menghibur penonton dengan semua kekonyolan dan keabsurdannya tersebut.

3,5 dari 5

 

0 Shares

Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime and Tokusatsu Freak, Movie is my Passion