DARKEST HOUR: Churchill di Bulan Mei

DARKEST HOUR: Churchill di Bulan Mei

0 Shares

 

You have the full weight of the world on your shoulders ~ Clementine Churchill

 Sinopsis

Neville Chamberlain (Ronald Pickup) yang menjabat Perdana Menteri Inggris saat itu dipaksa mundur dari jabatannya karena dinilai tidak berhasil menggunakan strategi diplomatik dalam meredam sepak terjang Hitler yang saat itu  sudah mulai menaklukan beberapa negara besar di benua Eropa.

Persoalan tidak berhenti sampai di situ, partai yang berkuasa saat itu harus mencari pengganti Chamberlain. Lalu, muncullah nama Winston Churchill (Gary Oldman) yang sebenarnya bukan pilihan utama partainya untuk menjadi kandidat Perdana Menteri di tahun 1940.  Kenapa Churchill?

 

We have before us many, many long months of struggle and suffering. We will know many old and famous states have fallen into the grip of the Nazi rule. We shall defend our island whatever the cost may be! We shall fight on the beaches, we shall fight on the landing grounds. We shall fight in the fields and in the streets, we shall fight in the hills. We shall never surrender! For without victory there can be no survival!

Ulasan

Winston Churchill. Namanya tak asing karena tercatat dalam sejarah yang penting. Bukan hanya sebagai tokoh terbesar Britania Raya sepanjang masa, namun juga tokoh yang mendapat banyak penghargaan dari negara-negara lain di dunia.

Literatur tentangnya berserak dan mudah ditemukan. Film televisi maupun layar lebar yang menggambarkan sosok Winston Churchill dari berbagai sudut pandang juga tak bisa dibilang kurang. Darkest Hour salah satunya.

Film besutan sutradara Joe Wright (Pride & Prejudice, Atonement, The Soloist, Anna Karenina, Hanna, Pan) ini sudah banyak jadi bahan pembicaraan saat diputar di beberapa festival film di tahun 2017 (Toronto, Austin, Telluride). Kritik dan pujian disematkan pada film yang skenarionya ditulis oleh Anthony McCarten (The Theory of Everything) dan Bruno Delbonnel (Amélie ) yang dipercaya untuk urusan sinematografinya.

Belum lagi ditambah dengan Gary Oldman yang begitu memukau dalam memainkan peranan. Gary Oldman benar-benar mampu bertransformasi menjadi Winston Churchill. Jadi, tak salah jika kemudian Oldman mendapatkan anugerah di Golden Globe Award dan  Critics’ Choice Movie Awards sebagai Best Actor (Motion Pictrure Drama) serta Desert Palm Achievement Award di Palm Springs International Film Festival. Berbagai penghargaan yang baru diterima Oldman ini tentu juga tak lepas dari peran Kazuhiro Tsuji sebagai prosthetic makeup and hair designer.

Darkest Hour yang berdurasi dua jam ini mampu menarik penontonnya untuk menyelami secuil kehidupan Winston Churchil. Secuil namun memberikan torehan mendalam bagi diri kita bahwa berbagai peghormatan dan penghargaan memang layak dia terima.

Karakter Churchill yang eksentrik, kikuk, suka bergumam dan karismatik tertangkap jelas di sini. Kepiawaiannya dalam mengolah kata juga tak diragukan sehingga dia dikenal sebagai salah satu orator ulung di dunia yang kalimatnya banyak dikutip dan menjadi inspirasi sampai kini.

4106_D025_00081_R2_CROP
Kristin Scott Thomas and Gary Oldman star as Clementine and Winston Churchill in director Joe Wright’s DARKEST HOUR, a Focus Features release.
Credit: Jack English / Focus Features

Darkest Hour menyodorkan kisah Churchill di bulan Mei 1940, sesaat sebelum dia didapuk menjadi Perdana Menteri Inggris dan saat memulai peranannya sebagai perdana menteri kala Inggris berada di situasi yang sulit dalam Perang Dunia Kedua yang sedang berlangsung. (jika ada yang bertanya adakah benang merah antara Dunkirk dengan Darkest Hour, Xplorers akan menemukan sendiri jawabannya).

Intrik politik, penggambaran lokasi dan kondisi di masa itu dan tentunya akting para pelakonnya begitu menyenangkan untuk dinikmati dari awal sampai akhir tayangan. Melihat pemimpin yang tak berjarak dengan rakyat dan tetap mendapatkan penghormatan tinggi juga terpapar jelas di film ini. Dialog yang terlontar pun menancap di telinga pendengar. Dari kalimat-kalimat yang menggelora sampai yang sederhana dan mengundang tawa.

 

Clementine Churchill: Let them see your true qualities, your lack of vanity.
Winston Churchill: And my lying will
Clementine Churchill: Your sense of humor
Winston Churchill: Ho ho ho

 

Film ini menyodorkan hal-hal yang menegangkan, mengagumkan dan menyegarkan. Tidak ada alasan untuk melewatkan.

0 Shares

Written by Lisa Boy