Chris Meledandri Akan Mereboot Franchise “SHREK” dan “PUSS IN BOOTS”!
  • 06/11/2018
  • |
  • News
  • |

Chris Meledandri Akan Mereboot Franchise “SHREK” dan “PUSS IN BOOTS”!

0 Shares

Dilansir dari Variety, kreator franchise “Despicable Me” yakni Chris Meledandri akan mereboot franchise animasi “Shrek” dan “Puss in Boots”. Universal Pictures telah menugaskan Chris untuk mencari ide cerita yang fresh untuk memperkenalkan kembali ogre ikonik dan sang kucing yang mahir bermain pedang tersebut kepada penonton di generasi sekarang. Satu hal yang tidak ingin dikacaukan Meledandri adalah dengan performa vokal. Seperti yang kita ketahui bersama, yang membuat animasi Shrek menjadi ikonik adalah dengan para voice-cast yang sudah terkenal seperti Mike Myers, Cameron Diaz dan Eddie Murphy juga Antonio Banderas dan Meledandri memiliki keinginan untuk membuat mereka kembali bertemu.

“Ketika kalian melihat performa vokalnya, mereka sangat luar biasa, dan sementara kamu membuat sebuah kasus untuk penemuan kembali secara komplit, Aku menemukan diriku merespond nostalgiaku , perasaan untuk kembali kepada karakterisasi tersebut,” jelas Meledandri. “Tantangan bagi kami adalah menemukan sesuatu yang terasa seperti ini bukan sebuah film simple yang berada dalam serial daari sekuel.”

Langkah ini dimulai ketika Induk dari Universal yakni Comcast Company membeli Dreamworks Animation , studio yang memproduksi Shrek seharga $3,8 trilyun. Sudah ada spekulasi bahwa Meledandri, yang memiliki Illumination Entertainment yang juga dimiliki bersama oleh Universal, akan diminta untuk memantau DreamWorks Entertainment. Meskipun, Meledandri berkata Ia sampai kepada perasaan dimana Ia tidak mampu mengelola dua perusahaan sekaligus dan masih mempertahankan level yang sama dari kualitas film animasi yang dibuatnya.

“Cara dimana saya bekerja bersama tim untuk membuat film sangat intensif dan tidak mmeberikan saya kesempatan untuk berpikir tentang, menjalankan dua perusahaan,” ucap Meledandri. “Aku menyukai proses dari pembuatan film itu sendiri dan bekerja dengan para artist. Aku berpikir aku tidak cukup baik dalam memanage perusahaan.”

Meskipun Ia belum memecahkan kode dalam “Shrek”, Meledandri berkata itu hanyalah masalah waktu saja sebelum para moviegoers kembali melihat kisah dongeng yang penuh keajaiban yang membuat film originalnya terasa sebagai sebuah hal yang diperlukan.

 

0 Shares

Written by Shadow

Ordinary College Student, Anime Freak, Movie is my Passion